Stock Beras Perum Bulog Jabar 9 Bulan Kedepan Aman
Bandung, PI – Persediaan Beras Perum Bulog Devisi Regional Jawa Barat, menurut penjelasan Kepala Seksi Humas Perum Bulog Divre Jabar, H. Sobar Husein, baru-baru ini, kepada pelita-indonesia.com, sampai dengan pertengahan Juli 2010 berada pada angka 355 ribu ton,”ujarnya.
Sementara itu, lanjut, H. Sobar , beras yang di distribusikan kepada masyarakat jawa barat per bulannya adalah sebesar 36,9 ribu ton. Jika persediaan digudang-gudang bulog jawa barat sampai dengan pertengahan juli 2010 = 355 ribu ton, maka bila dibagi dengan ditribusi perbulan 36,9 ribu ton, persediaan beras bulog jawa barat 9 bulan kedepan aman dan terkendali,”katanya.
Saat dimintai tanggapannya masalah kenaikan harga beras dipasaran sekarang ini, H.Sobar mengatakan Perum Bulog Jabar hanya memantaunya saja, yang berhak mengambil kebijakan dilakukan tidaknya operasi pasar untuk stbilitas harga adalah Pemerintah Daerah,” ucapnya.
Oleh karena itu, “ jika terjadi fluktuasi harga beras yang tidak terkendali dipasaran , Perum Bulog jawa barat akan melakukan operasi pasar, jika ada permintaan dari Pemerintah Daerah,”ungkapnya.
Namun, kata H.Sobar, pelaksanaan operasi pasar tahun ini berbeda dibanding tahun lalu. Tahun lalu operasi pasar kita lakukan berdasarkan pengajuan dari kepala daerah setelah kenaikan harga mencapai pada angka 20%.
Sementara itu, “ pada tahun 2010 ini, operasi pasar dilakukan sesuai instruksi Menteri Perdagangan, pada saat kenaikan harga mencapai pada kisaran 10%, operasi pasar langsung dilakaukan,” katanya
Pada pelaksanaannya, lanjut H.Sobar, beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat pada saat operasi pasar adalah beras medium dengan harga Rp 5.850/kg. Harga ini terbilang murah karena harga beras medium di pasaran saat ini Rp 6.000/kg.
Maka dari itu, kata H.Sobar, jika hasil pantauan kita fluktuasi harga dipasaran berada pada angka kisaran 10 %, sesuai instruksi Menteri Perdagangan kita langsung lakukan oparasi pasar. Dan operasi pasar sudah dilaksanakan dibeberapa pasar dengan kuantitas 3 ton perhari Hal tersebut kita lakukan agar harga beras dipasaran kembali stabil,” imbuhnya. (Muller Munthe)
Terbaru
- Dana Bos Banyak Tidak Sesuai Kuota
- Pembunuh Aktivis di Garut Tertangkap
- Aktivitas Gunung Papandaian Naik
- Distan: Waspadai Hama Akibat Cuaca Ekstrem
- Aceh Diguncang 11 Kali Gempa Susulan
- Kota Ambon Tidak Layak Ibukota?
- Sakit, Nazaruddin Absen Sidang
- "Electronic Insomnia" Epidemi Baru Dari Abad 21
- Sistem Logistik Belum Efektif Lindungi Produk Lokal
- CEO Apple Mendapatkan Bonus Saham
Terpopuler
- Pemerintah Surati Facebook, Terkait Lomba Kartun Nabi Muhammad
- Dinkes Garut Diduga Rugikan Negara 2,7 Miliar
- Tahun Ajaran 2010/2011 SMK N 6 Bandung Siap Tampung 656 Siswa Baru
- Gerakan Massa Dukung KPK Berpotensi Gulingkan Presiden
- Tim Delapan Pegang Fakta Baru
- Jaksa Agung Akui Ada "Markus" di Kantornya
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- Tuntutan Jaksa Dipertanyakan
Gaya Hidup
- 1
- 2

