- Menteri PDT, Ir.H.Helmy Faishal Zaini Buka Bersama Dengan Kader PKB Cimahi
- SMK Taruna Ganesha Kunjungi Panti Asuhan
- Yususf Bahtiar Hadiri Peresmian SSB Putra Sela Awi Garut
- Disdik Garut Serahkan Surat Ijin SSB Putra Sela Awi Ke Yayasan Sekeseler Arjasari Bandung
- Stock Beras Perum Bulog Jabar 9 Bulan Kedepan Aman
- SSB Sela Awi Garut Harapkan Kedatangan Ketua PSSI Kabupaten Garut
- PT Jamsostek Her Registrasi Data Tenaga Kerja
- Outlet Terbaru Daihatsu Hadir Di Kawasan Bandung Selatan
- Pasar Tradisionil Hegarmanah Sumedang Diduga Bermasalah
- Purwacaraka Bantu SDN Rancabolang Alat Musik
- GIBAS Demo Damai Ke BPN Kota Bandung
- Ketua Umum IVOBA Kota Bandung Drs.H.Wawan Dewanta.M.Pd Tutup Banjasari Cup V 2010
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- Keluarga Besar Disdik Bandung Bangun Masjid Dengan Biaya Non Anggaran Pemerintah
- Kota Bekasi Komitmen Sebagai Kota Pengamalan Pancasila
Regional
Bandung, PI – Dalam penyebaran informasi yang cair seperti sekarang ini , masih ada pihak-pihak yang dengan beraninya menyalahgunakan wewenangnya untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompoknya.. Seperti halnya yang terjadi di Badan Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan Dan Jembatan Bandung, dimana dalam pengadaan barang dan jasa ,disinyalir tidak mengindahkan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 .
Panitia pengadaan barang dan jasa Pejabat Pelaksana Teknis Kerja (PPTK ) yang dibentuk Kepala Balai melakukan penyalah gunaan wewenang yang diberikan negara kepadanya dengan melakukan konsfirasi dalam pemberian pekerjaan kepada Pelaksana / Rekanan tanpa Lelang dengan penunjukan langsung.
Hal ini jelas bertentangan dengan Keppres 80 Tahun 2003 , dimana ketentuan penggunaan anggaran negara diatas pembiayaan 100 juta ke atas, pihak pinitia diwajibkan mengumumkannya ke Publik untuk lelang, demikian ungkap salah seorang pengusaha yang kecewa atas kinerja Panitia Lelang Pusajatan Bandung Pengusaha yang tidak mau disebut namanya ini mengatakan, Panitia merekayasa pemberian pekerjaan ke rekanan tertentu dengan modus sebelum Surat Perintah Kerja (SPK) dikeluarkan panitia /PPTK dengan penunjukan langsung ke rekanan , pengusaha / rekanan / pihak ke tiga diwajibkan membayar biaya operasional berupa upeti atau uang pelicin.
Pengusaha ini menambahkan setelah biaya operasional / uang pelicin tuntas dan SPK keluar . Kemudian kata pengusaha ini ,itu belum tuntas ,rekanan / pihak ke tiga masih diwajibkan membayar fee kepada Panitia . Jika tidak berkenaan membayar fee yang disepakati, maka pekerjaan penunjukan langsung ini dialihkan ke pihak lain. Ia menambahkan , Pengusaha kadang-kadang demi menjaga kelangsungan usahanya mau tidak mau , harus memenuhi permintaan tersebut,”ungkapnya.
Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja , jika terus begini pengusaha hanya kebagian Buntut Maungnya saja. Lebih ironisnya lagi kata pengusaha yang kecewa ini, di pusjatan bandung banyak pihak-pihak yang menawarkan jasa alias calo untuk memperoleh SPK . Bahkan ia mengatakan ,para calo ini berseliweran dengan memperjual belikan SPK.
Hal ini bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi dan Clint Gaverment, yang masuk pada rencana kerja 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudoyono Lebih lanjut pengusaha yang kecewa ini berharap , Panitia Pengadaan Barang Dan Jasa PPTK di Pusjatan ini harus fair dan tidak melakukan Kolusi , Korupsi dan Nepotime (KKN). Sebab jika KKN di pusjatan dibiarkan , hal ini berpotensi menimbulkan kerugian negara miliaran rupiah,”tandasnya.
Untuk jelasnya keterangan yang diterima PI ini , maka pada tanggal 9 Nopember 2009 PI melayangkan Surat Konfirmasi Nomor :290/Redaksi-PI/XI/2009 agar pemberitaan berimbang (balance). Namun sampai berita ini ditulis pihak Pusjatan tidak memberikan penjelasan apapun.( Tim Red )
.
Tulkarem: Usaha negara Zionis untuk melanjutkan program pembangunan pemukiman Yahudi di tepi barat serta ketidakberdayaan Amerika serikat untuk menghalangi kehendak pemerintahan israel tentu saja membuat putus asa Palestina. Akhirnya Palestina berharap dukungan dari dewan keamanan PBB. Saeb Erekat, Kepala juru runding palestina, Ahad(15 / 11), mengatakan , pihaknya berharap anggota Dewan keamanan PBB menggunakan hak vetonya untuk mengurungkan niat Israel membangun pemukiman yahudi di wilayah Palestina.
Artikel Lain...
- Honor untuk PNS Ditiadakan
- DPRD Jabar Tetapkan AKD
- Baru 66 Persen Penduduk Jabar-Banten Nikmati Listrik PLN
- Ipar SBY Jadi Pangdam III
- Beberapa Program APBD Jabar Tahun 2010 Ditunda
- Prostitusi di Saritem Menggeliat sejak Pagi
- Heryawan Mengaku Jabar Banyak Kekurangan
- LSM TOPAN RI Bantu Cerdaskan Warga Kota Sukabumi
- Satpol PP Peringatkan Bongkar Kios di Pintu Tol Baros
- Tunjangan Sekda Diusulkan Rp 40 Juta
- Industri Dituding Pelanggar Utama UU 13
- Pasokan Listrik Yang Terbatas di Jabar Hambat Investasi
- Tunggakan Pelanggan PDAM Cimahi Mencapai Rp 600 Juta
- Pemkot Cimahi Akan Audit UKM Agar Tepat Sasaran
- APBD Perubahan Jabar Terhambat Karena Sekda Absen
- Ornamen Empat Huruf “DAGO” Akan Dibangun Di Pasopati Bandung
- Lomba Pengolahan Sampah Kota Bandung Diikuti 100 RW
- MUI Desa dan Kecamatan Terima DBO
- 140 Pejabat Uji Kemampuan
- Beberapa Program Ekonomi Siap Dilanjutkan
- Jerman Bantu Menata Pangandaran
- Bayar Utang, APBDP Kota Bandung Defisit
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Terpopuler
- LPMP Jabar Diduga Sarang Koruptor
- Dinkes Garut Diduga Rugikan Negara 2,7 Miliar
- Tahun Ajaran 2010/2011 SMK N 6 Bandung Siap Tampung 656 Siswa Baru
- Gerakan Massa Dukung KPK Berpotensi Gulingkan Presiden
- Jaksa Agung Akui Ada "Markus" di Kantornya
- Tim Delapan Pegang Fakta Baru
- TUNTUTAN JAKSA DI PARTANYAKAN
- Kabag Humas PDAM Sumedang CaloTenaga Kerja
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- PGRI Cileunyi Peringati Hari Jadi Guru Ke -64/2009