- Menteri PDT, Ir.H.Helmy Faishal Zaini Buka Bersama Dengan Kader PKB Cimahi
- SMK Taruna Ganesha Kunjungi Panti Asuhan
- Yususf Bahtiar Hadiri Peresmian SSB Putra Sela Awi Garut
- Disdik Garut Serahkan Surat Ijin SSB Putra Sela Awi Ke Yayasan Sekeseler Arjasari Bandung
- Stock Beras Perum Bulog Jabar 9 Bulan Kedepan Aman
- SSB Sela Awi Garut Harapkan Kedatangan Ketua PSSI Kabupaten Garut
- PT Jamsostek Her Registrasi Data Tenaga Kerja
- Outlet Terbaru Daihatsu Hadir Di Kawasan Bandung Selatan
- Pasar Tradisionil Hegarmanah Sumedang Diduga Bermasalah
- Purwacaraka Bantu SDN Rancabolang Alat Musik
- GIBAS Demo Damai Ke BPN Kota Bandung
- Ketua Umum IVOBA Kota Bandung Drs.H.Wawan Dewanta.M.Pd Tutup Banjasari Cup V 2010
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- Keluarga Besar Disdik Bandung Bangun Masjid Dengan Biaya Non Anggaran Pemerintah
- Kota Bekasi Komitmen Sebagai Kota Pengamalan Pancasila
Pendidikan
Guru SD Didorong Miliki Kualifikasi S1
Guru SD Didorong Miliki Kualifikasi S1
NGAMPRAH, PI.- Sekitar 1.500 guru sekolah dasar (SD) yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kab. Bandung Barat belum memiliki kualifikasi akademik setingkat S-1 (sarjana) atau D-4 (akta 4). Meski begitu, tidak menjadikan sistem pendidikan di Kab. Bandung Barat tertinggal.
Saat ini, ada sekitar sembilan ratus guru SD PNS di Kab. Bandung Barat yang sedang melakukan program ekstensi S-1 atau D-4 melalui program kuliah Universitas Terbuka (UT). ”Dalam program ini, para guru SD itu tak perlu jauh-jauh kuliah lagi. Karena, kami sudah memiliki delapan UT yang berlokasi di Kec. Gununghalu, Cipongkor, Sindangkerta, Cihampelas, Ngamprah, Padalarang, Cikalongwetan, serta Cisarua.
Bagi guru di kecamatan lain yang tidak terdapat UT, bisa bergabung dengan UT terdekat dengan tempat tinggalnya,” ujar Asep Wahyu, Kepala Bidang TK dan SD Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kab. Bandung Barat.
Dari 4.500 guru SD PNS di Kab. Bandung Barat, terdapat sekitar 2.500 guru yang telah dan sedang memasuki jenjang S-1. Menurut Asep, selain meningkatkan wawasan guru yang berpengaruh pada kualitas pendidikan murid, keharusan setiap guru untuk berjenjang sarjana atau yang setingkat lainnya merupakan wujud implementasi dari UU No. 12/2005 bahwa setiap guru wajib memiliki kualifikasi akademik setingkat sarjana atau diploma IV.
Adanya partisipasi terpadu antara pemerintah dan para guru di Kab. Bandung Barat, kata Asep, akan mampu meningkatkan mutu pendidikan siswa. ”Dari sekitar 150.000 murid SD di Kab. Bandung Barat, sekitar 24.450 murid di antaranya telah mengikuti UASBN, tahun lalu. Berarti, hampir 17% dari total keseluruhan murid yang sekaligus bisa menunjukkan tingginya minat sekolah di kalangan mas( ***/ ML)
| Comments |
|
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Terpopuler
- LPMP Jabar Diduga Sarang Koruptor
- Dinkes Garut Diduga Rugikan Negara 2,7 Miliar
- Tahun Ajaran 2010/2011 SMK N 6 Bandung Siap Tampung 656 Siswa Baru
- Gerakan Massa Dukung KPK Berpotensi Gulingkan Presiden
- Jaksa Agung Akui Ada "Markus" di Kantornya
- Tim Delapan Pegang Fakta Baru
- TUNTUTAN JAKSA DI PARTANYAKAN
- Kabag Humas PDAM Sumedang CaloTenaga Kerja
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- PGRI Cileunyi Peringati Hari Jadi Guru Ke -64/2009
Total Tamu
Jumlah Kunjungan Konten : 56534
Terdapat 7 Tamu online