Jumat, Maret 12, 2010

Cari

Titin Komariah ,MPd Kemandirian Gender Melalui Pendidikan.

Bandung, PI- Belum lama ini PI mewawancarai Titin Komariah, MPd diruang kerjanya terkait dengan persamaan hak perempuan (Gender) Titin Komariah mengatakan jika terkait dengan gender yang muncul dalam hati sanubarinya adalah sosok Kartini dan Dewi Sartika yang pada zamannya berjuang untuk kaum wanita.  Seharusnya pada era globalisasi seperti sekarang ini kejuangan kedua tokoh ini seharusnya jadi panutan setiap perempuan ,”ungkap Titin Komariah.

Titin Komariah ,MPd  perempuan kelahiran Bandung yang bersuamikan Sutarsa Ganda Sasmita,SH, meniti karier sebagai seorang Guru. Beliau mengawali kariernya sebagai guru pada tahun 1989 ditugaskan di SMA Negeri Ujungberung Bandung hingga tahun 1991. Sejak 1991 beliau pindah tugas menjadi guru di SMA Negeri 14 Bandung sampai saat ini. 20 tahun pengabdiannya di dunia pendidikan memberikan pembelajaran yang sangat berharga dalam kehidupannya.

Selain menjadi guru sekarang ini beliau menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 14 Bandung. Pengabdiannya didunia pendidikan memperluas wawasannya terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. Wawasan yang beliau miliki membuatnya aktif dibeberapa organisasi pendidikan. Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni budaya , juga aktif sebagai sekretaris Forum Pengembangan Kesiswaan Kota Bandung.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tugas yang harus dijalani sesuai kemampuan yang beliau miliki. Syukur alhamdulillah semuanya dapat berjalan dengan lancar. Hal ini dapat berjalan lancar karena semua kepercayaan yang diberikan, saya laksanakan dengan amanah, juga berkat dukungan rekan-rekan kerja maupun dukungan keluarga,”ungkapnya.

Sosok perempuan yang sederhana, humoris mencerminkan pribadi yang hangat dan mudah bergaul. Demikian juga pandangan hidupnya dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi. Pastinya setiap manusia mengalami pasang surut dalam menjalani kehidupan ini, tanpa memandang latar belakang , demikian pula ketika seseorang menjalani profesi seorang guru. Pandangan hidup yang di anut akan memberi pengaruh dalam menyikapi keadaan dalam mencari solusi.”tutur Perempuan tiga putri ini.

Ketika PI menanyakan bagaimana beliau memaknai Hari Ibu yang peringatanya bulan Desember ini , Titin Komariah mengatakan setiap peringatan hari ibu seharusnya di maknai dengan Ibu yang mempunyai peranan penting dalam membentuk keluarga yang harmonis. Oleh karena itu kita harus selalu menghormati sosok perempuan yang bernama Ibu , karena peranan ibu mempunyai arti penting bagi setiap orang seperti pepatah mengatakan surga itu ada ditelapak kaki Ibu.

Dalam menjalani berbagai kesibukan sehari-hari , Ibu dari Ratna Ayu Wandini mahasiswsa Institut Teknologi Bandung (ITB) , Arini Amarwani Sagita siswi SDN Sukapura II dan Wanda Nurul Khoridah siswi SDN Sukapura II Bandung ini tetap konsisten memantau berbagai kegiatan ke tiga putrinya tersebut secermat mungkin , bahkan setiap kali mereka keluar rumah selalu saya catat sebagai bentuk komunikasi antara saya dan anak-anak agar mereka lebih bertanggungjawab dan berkepribadian yang mandiri ,”imbuhnya.

Lebih lanjut Titin Komariah ,MPd mengatakan dalam kapasitasnya sebagai Ketua MGMP Kota Bandung dalam waktu dekat ini organisasinya tersebut merencanakan sebuah kegiatan Festival Lomba Seni Suara Nasional  (FLS2N) se Jawa Barat yang pesertanya melibatkan siswa SMA /SMK. Acara ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dan pada kegiatan ini beliau dipercaya sebagai Ketua Penyelenggara Tingkat Jawa Barat.

Dari berbagai kegiatan yang padat , beliau masih menyempatkan diri mengurus Yayasan Babusalam Ciamis , maka pantaslah beliau mendapat penghargaan dari Depdiknas atas dedikasinya dalam memajukan dunia pendidkan khususnya senibudaya. Salah satu obsesinya kedepan adalah pencapaian peningkatan kariernya di dunia pendidikan sebagaimana harapan setiap orang ,” ujarnya. (Dadan Nurwenda/Mul).

 

 

Ayi Wahyudin.SPd Kepsek SDN Padasuka Mandiri 2 Juara Pramuka Jabar

Cimahi, PI – Ketersediaan sarana prasarana sekolah khususnya pada bidang ekstrakurikuler sangat penting untuk mendorong prestasi anak didik, demikian dikemukakan oleh Ayi Wahidin Kepala SDN Padasuka Mandiri 2 Kota Cimahi belum lama ini kepada Pelita Indonesia.

Lebih lanjut Ayi Wahidin mengatakan , pada lomba Pramuka dan lomba Paskibra Baris Berbaris (PBB) tingkat jawa barat belum lama ini sekolah kami ini berhasil menjadi juara 2 pada lomba Pramuka dan juara harapan 2 pada lomba PBB,” ungkapnya.

Dan keberhasilan tersebut tentunya tidak mudah didapat, namun berkat adanya sinergitas diantara semua komponen SDN Padasuka Mandiri 2 ; guru-guru, komite ,tenaga kependidikan dan para orangtua siswa anak-anak berprestasi. Selain anak-anak berprestasi di Ekstrakurikuler , anak-anak juga berprestasi di bidang akademis,”tandasnya.

Selanjutnya Ayi mengatakan penghargaan dari Pemerintah maupun dari masyarakat terhadap sekolahnya ini dari tahun ke tahun semakin baik , yakni mereka semakin percaya menyekolahkan anaknya kesini. Apalagi belum lama ini Pemerintah memberi bantuan dalam bentuk rehab kesekolah ini. Dan hal ini semakin membuat sekolah ini semakin baik,”katanya.

Satu hal yang jadi masalah kami adalah terkait dengan para lulusan dari sekolah kami ini.Para lulusan yang akan melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi (SMP Negeri) dari sekolah jauh kami ini jaraknya cukup jauh,”ungkapnya.

Oleh karena itu dalam rangka sukses Wajib Belajar 9 Tahun di Kota Cimahi khususnya di Kecamatan Cimahi Tengah ini,dan mengurangi DO usia wajib belajar serta untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan kita berharap Bapak Walikota Cimahi melalui Dinas Pendidikan mendirikan SMP Negeri di Kecamatan Cimahi Tengah ini,”harapnya.

Pendirian SMP Negeri di Kecamatan Cimahi Tengah ini sangat diharapakan masyarakat. Sekarang ini ujar Ayi output (keluaran) dari SD di Cimahi Tengah ini ada 600 siswa , sementara daya tampung SMP Negeri masih sangat terbatas. Sehingga lulusan Sekolah Dasar dari cimahi tengah ini mencari sekolah ke wilayah lain. Jelas hal ini menambah beban orangtua siswa pada biaya transportasi,”ujarnya.

Harapan kita Pemerintah melalaui Dinas Pendidikan Kota Cimahi dapat mewujudkan pendirian SMP Negeri di cimahi tengah ini. Syukur-syukur pendirian tersebut dapat terlaksana pada tahun pelajaran 2010-2011 ini,”harapnya.(Muller/Pulus N Bolla)

 

 

 

 

Halaman 1 dari 14

Banner

Total Tamu

Jumlah Kunjungan Konten : 677147
Terdapat 16 Tamu online