Dari Kompetisi Instruktur Nasional Bandung 2009. Provinsi Papua Barat Kekurangan Instruktur
Bandung, PI - Disela-sela Kompetisi Instruktur Nasional di B2PLKDN Bandung, beberapa kontingen berkenan diwawancara wartawan pelita-indonesia.com. Wawancara dengan kontinga dari Provinsi Kepulauan Riau
(Kepri) Surahman mengatakan kami dari Kepri ikut kompetisi ini 1 untuk kompetisi Las ,1 untuk kompetisi otomotif,dan 1 pendamping ,”katanya.
Surahman mengatakan kompetisi instruktur nasional yang dilaksanakan di B2PLKDN Bandung ini bagus dan panitia penyelenggara kegiatan ini profesional,”katanya. Surahman fasilitas yang tersedia di Bandung ini lengkap. Oleh karena itu pengalaman dari bandung ini akan kami bawa pulang untuk meningkatkan kinerja kami nantinya,”ujarnya.
Hasil dari bandung ini akan kami laporkan ke Bapak Gubernur. Harapan kita kata surahman perhatian dari Pemerintah Pusat ke Kepri bisa lebih ditingkatkan lagi, juga Pemerintah Kepri,”katanya. Sarana prasarana didaerah kami Kepri masih perlu ditingkatkan, fasilitas yang ada saat ini masih kurang lengkap. Mudah-mudahan sepulangnya kami dari bandung ini fasilitas dapat dilengkapi Pemerintah,’harapnya.
Sementara itu kontingen dari Provinsi Papua Barat lain lagi permasalahannya. Wawancara pelita-indonesia.com dengan Is Wambrau dan Winarno, terkait dengan kompetisi instruktur nasional di bandung ini mereka mengatakan penyelenggaraannya bagus,’katanya.
Is Wambrau ,Winarno ,dan Andi Nuralam mengatakan, LLK (Loka Latihan Kerja ) Dan UKM Monokowari saat ini fakum. Sebab instruktur sekarang ini banyak yang pensiun. Saat ini instruktur yang ada di Monokowari hanya ada 3 orang, Is Wambrau maupun winarno mengatakan ,sebenarnya peralatan yang ada saat ini di LLK Dan UKM monokowari cukup lengkap,tapi kami kekurangan instruktur,’tandas mereka.
Padahal kata Is Wambrau dan Winarno Tahun 1996 lalu LLK monokowari terkena shunami dan beberapa waktu lalu kena gemba ,sebab kota kami Monokowari terletak dipesisir pantai. Namun hal tersebut bukanlah masalah bagi kami sebab Bapak Gubernur Provinsi Papua Barat Abraham Ataruri peduli terhadap kami . Oleh karena itu kedepan LLK monokowari dapat sejajar dengan Bandung ini ,”imbuhnya
Komentar dari Siswa SMK Negeri 6 Bandung Alwi Rahman kelas 3 dan 36 orang kawan-kawannya mengatakan ,penyelenggaraan Kompetisi Instruktur Nasional ini sangat baik. Skill teknisi,SOP, dan tata cara yang benar terlihat rapi kata Alwi Rahman sambil memperhatikan para peserta kompetisi Otomotif.
Sementara itu dari 31 siswa SMK Negri 8 Bandung Topan, Rudi dan Tedi mengatakan , melihat lomba ini kami berharap suatu saat sekolah kami dapat menyelenggarakan kompetisi seperti ini,’kata mereka. Pelajaran yang kami dapat dari sini Skill Teknisinya bagus,SOP rapih,” imbuh mereka.( Muller Munthe
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Terbaru
- Dana Bos Banyak Tidak Sesuai Kuota
- Pembunuh Aktivis di Garut Tertangkap
- Aktivitas Gunung Papandaian Naik
- Distan: Waspadai Hama Akibat Cuaca Ekstrem
- Aceh Diguncang 11 Kali Gempa Susulan
- Kota Ambon Tidak Layak Ibukota?
- Sakit, Nazaruddin Absen Sidang
- "Electronic Insomnia" Epidemi Baru Dari Abad 21
- Sistem Logistik Belum Efektif Lindungi Produk Lokal
- CEO Apple Mendapatkan Bonus Saham
Terpopuler
- Pemerintah Surati Facebook, Terkait Lomba Kartun Nabi Muhammad
- Dinkes Garut Diduga Rugikan Negara 2,7 Miliar
- Tahun Ajaran 2010/2011 SMK N 6 Bandung Siap Tampung 656 Siswa Baru
- Gerakan Massa Dukung KPK Berpotensi Gulingkan Presiden
- Tim Delapan Pegang Fakta Baru
- Jaksa Agung Akui Ada "Markus" di Kantornya
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- Tuntutan Jaksa Dipertanyakan
Gaya Hidup
- 1
- 2

