Kabag Humas PDAM Sumedang CaloTenaga Kerja
Sumedang, PI. Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Sumedang tampaknya tak putus dirundung malang, belum juga reda ricuhnya paska ditangkapnya Dirut PDAM , Manu, sebagai tersangka kasus Koprupsi, tiba -tiba muncul lagi kasus baru yang melibatkan beberapa pejabat di PDAM Sumedang.
Berawal dari cerita diwarung kopi antara karyawan setempat yang sedang kongkow namun sempat didengar wartawan PI ,tanpa sepengetahuan mereka menyebutkan dalam obrolannya menyebutkan jika kabag humas PDAM Sumedang , Cece Wahyu Gumelar , jadi makelar tenaga kerja pada perusahaan tersebut dengan mengeruk uang berkisar 25 Juta hingga 30 Juta rupiah untuk setiap orang yang akan menjadi tenaga kerja di perusahaan tersebut.
Konyolnya korban yang dipekerkerjakan di perusahaan BUMD tersebut hingga saat ini masih bekerja ,walaupun tanpa SK yang jelas bahkan kurang lebih satu tahun sudah mereka menggunakan uniform PADM tapi tak pernah mendapatkan gaji atau honor sekalipun.
Menurut beberapa sumber yang dihimpun PI menyebutkan, diantara sekian korban yang berhasil dipedaya Cece bernama Adi yang saat ini bertugas di cabang Sumedang Selatang serta Asep yang bertugas di cabang Tanjungkerta. Awalnya kedua orang tersebut mengelak ketika ditanya telah menyerahkan sejumlah uang sebagai pelican atau suap kepada Cece.
Namun setelah dipancing tidak akan menerima pengangkatan, kedua orang tersebut akhirnya mengakui bahwa mereka telah menyerahkan sejmlah uang kepada Cece sebagai salah satu syarat mendapatkan SK walau hingga saat ini belum didapat juga.
Sementara sumber lain di kalangan PDAM menyebutkan soal sogok menyogok atau tititpan untuk mempekerjakan orang di PDAM adalah satu jaringan pejabat PADM, “ bahkan Dirut yang sekarang paling rakus masalah begituan “ ujar sumber yang tidak bersedia menyebutkan identitasnya. Benarkah Demikian ? Dirut sendiri ketika dikonfirmasi selalu tidak ada di tempat , kalau tidak sedang rapat , “anaknya melahirkan” itu alasan klimaks yang disampaikan stafnya.
Kabag Humas PDAM Sumedang , Cece Wahyu Gumelar, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menolak tudingan tersebut, ia menyangkal kalau dirinya telah memungut biaya dari calon karyawan yang hingga saat ini belum mendapat SK Pengangkatan .” adapun soal pengangkatran Pegawai, itu kebijakan pimpinan, “ kilah Cece.
Benar atau tidaknya kejadian tersebut saat ini belum bisa di pastikan , kecuali dengan satu jalan yaitu pembuktian . Dan kalau bicara pembuktian itu adalah bagian dari tugas dari jajaran aparat hukum untuk memastikannya.(H.Herman Pangestu/Mul )
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Terbaru
- Dana Bos Banyak Tidak Sesuai Kuota
- Pembunuh Aktivis di Garut Tertangkap
- Aktivitas Gunung Papandaian Naik
- Distan: Waspadai Hama Akibat Cuaca Ekstrem
- Aceh Diguncang 11 Kali Gempa Susulan
- Kota Ambon Tidak Layak Ibukota?
- Sakit, Nazaruddin Absen Sidang
- "Electronic Insomnia" Epidemi Baru Dari Abad 21
- Sistem Logistik Belum Efektif Lindungi Produk Lokal
- CEO Apple Mendapatkan Bonus Saham
Terpopuler
- Pemerintah Surati Facebook, Terkait Lomba Kartun Nabi Muhammad
- Dinkes Garut Diduga Rugikan Negara 2,7 Miliar
- Tahun Ajaran 2010/2011 SMK N 6 Bandung Siap Tampung 656 Siswa Baru
- Gerakan Massa Dukung KPK Berpotensi Gulingkan Presiden
- Tim Delapan Pegang Fakta Baru
- Jaksa Agung Akui Ada "Markus" di Kantornya
- SDN Dampit Juara I Banjarsari Cup Volly Ball Mini Ke V 2010
- Tuntutan Jaksa Dipertanyakan
Gaya Hidup
- 1
- 2

