Hari Pertama UN di Sub Rayon 07 dan 05 Bandung Lancar
Bandung, PI - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP di Sub Rayon 07 pada hari pertama dengan materi UN Bahasa Indonesia, berjalan lancar.
Dari pantauan www.pelita-indonesia .com di sekolah-sekolah negeri sub rayon 07 seperti di SMP Negeri 28, SMP Negeri 13 dan SMP Negeri 4 Kota Bandung dari awal pelaksanaan hingga usai situasinya tertib.
Di SMP Negeri 28, kepala sekolah, Yusup ketika diminta keterangannya mengatakan, semua peserta UN disekolahnya ini ikut UN. Maaf katanya, saya hanya bisa memberi penjelasan singkat, saya lagi sibuk, yang jelas disekolah kami ini tidak ada masalah katanya.
Sementara, di SMP Negeri 13 Kota Bandung usai bubaran UN, dari pantauan pelita-indonesia.com, panitia UN terlihat sibuk mempersiapkan berkas hasil UN untuk segera di kirim ke sub rayon di SMP Negeri 4, maaf kalau mau meminta informasi ke Humas saja pak,”ujarnya panitia.
Humas SMP N 13 Rosiawati,S.Pd, mengatakan, pelaksanaan UN hari pertama ini, Bahasa Indonesia berjalan tenang dan tertib,”katanya. Amplop soal dibuka oleh TPI dari Uninus dan Unpas, soal tidal ada yang rusak, cadangan soal 2 amplop 40 soal masih utuh belum dibuka,”katanya.
Peserta UN kata Humas ini, sebelum masuk ruangan, panitia memeriksa peserta. Peserta tidak diperkenankan membawa HP dan tas harus disimpan diluar ruangan, semua peserta 413 semuanya hadir dan selama UN diluar ruangan dijaga Polisi dari Polsek Lengkong,”katanya.
Salah seorang Polisi Aiptu Setyawati dari Polsek Lengkong yang ditemui digerbang sekolah mengatakan, pelaksanaan UN di SMP N 13 tertib, barusan hasil UN sudah dikirim ke sub rayon, dikawal Aiptu Kemiran,” ujarnya.
Di sub rayon, SMP N 4, dari pantauan pelita-indonesia.com, suasana tidakjauh berbeda dengan di SMP N 13, jam 10 wib para panita UN dari sekolah-sekolah yang berada di sub rayon 07 terlihat berdatangan mengantar hasil UN.
Ketua Sub Rayon 07 Bandung Timur, Suyanto ketika diminta keterangan mengenai sekolah-sekolah di sub rayon 07 yang menggunakan soal cadangan, ia mengatakan, dari 16 sekolah yang ada di sub rayonnya ini, baru 1 (satu) sekolah yang menggunakan soal cadangan,”tandasnya.
Dan terkait dengan berapa orang peserta yang tidak mengikuti UN di sub rayon 07 Bandung Timur ini, maaf saya belum punya data yang akurat, soalnya belum di cek, katanya. Soal batas waktu masuk soal ke sub rayon, Ketua sub rayon ini mengatakan jam 10.30 wib,”tandasnya.
Sementara di Sub Rayon 05 di SMP N 14 Bandung Wetan, dari pantauan pelita-indonesia.com, juga terlihat tenang. Ketua Sub Rayon 05 yang juga Kepsek SMP N 14, Dwi tentang penggunaan soal cadangan, ia mengatakan, soal cadangan di sub rayon 05 Bandung Wetan tidak ada yang digunakan,”tandasnya.
Dwi mengatakan, beberapa peserta yang ada di sub rayon ini, tidak mengikuti UN karena sakit, tentang berapa orang kami lagi data,’imbuhnya.(Muller/Hendrik E Lio)

